BSL MW-01

BSL MW-01 adalah produk khusus untuk mengatasi permasalahan limbah yang di haasilkan oleh industri makanan,klinik,rumah sakit,hotel,restoran,apartemen maupun rumah tangga.PENJELASAN SINGKAT BSL MW-01
Karakteristikt Kotoran Manusia
Buangan yang dihasilkan manusia sebagai atiOat kegiatan biologis dapat
digolongkan menjadi dua jenis yakni:
1. Buangan yang berbentuk padat (tinja atau feces) dan
2. Buangan yang berbentuk cair (air kemih atau air seni)
Tinja atau feces umumnya mengandung bermacam-macam jenis
mikroorganisme patogen (penyakit) baik bakteri atau virus yang dapat
menyebabkan penyakit. Beberapa kelompok bakteri yang sering
ditemukan pada tinja penderita penyakit adalah Bakteri fragillus, Fecal
coliform, Total coliform, E..colli, Fecal streptococci dan Enterococci.
Beberapa kelompok virus penyebab penyakit adalah adenovirus,
enterovirus, hepatitis A virus, reovirus dan rotavirus (penyebab
diare). Diperkirakan dalam 1 gram tinja dapat mengandung virus
penyebab penyakit sebanyak 10e paftikel. Protozoa iuga umum
ditemukan dalam tinja yang berasal dari orang sakit. Beberapa species
protozoa dapat menyebabkan penyakit disaluran pencernaan. Urnumnya
protozoa berada pada tinja dalam bentuk kista. Kelompok bakteri
coliform dipilih sebagai indikator pencemaran yang diakibatkan oleh tinja.
Bakteri ini secara umum tidak patogen, dikeluarkan dalam jumlah banyak
dari saluran pencernaan, tidak berkembang biak diluar tubuh dan tahan
hidup lebih lama di air. Karakteristik kimia tinja berbeda-beda tergantung
dari tingkat sosial, umur, jenis kelamin, iklim, jenis makanan, kondisi
kesehatan dan kegiatan. Seiring dengan laju peftambahan penduduk
dan terbatasnya areal pemukiman, khususnya diperkotaan, secara umum
telah memaksa kita untuk efisiensi dalam memanfaatkan ruang bagi
berbagai aktivitas kita. Hal tersebut telah membuat perubahan pada
sistem sanitasi lingkungan, khususnya pengolahanlpenampungan limbah
rumah tangga yang dikenal dengan istilah septic tank yang pada awalnya
memiliki tangki resapan menjadi sistem limpasan, perubahan ini secara
ekonomis dan praktis sangat membantu, namun dilain pihak sistem
septic tank limpasan telah memberikan kontribusi yang besar dalam
pencemaran air tanah dan penyebaran penyakit (gambar 1a dan 1b
meperlihatkan perbedaan sistem septic tank). Hal tersebut apabila tidak
segera dilakukan alternatif-alternatif yang bijaksana akan dapat
merupakan masalah besar dalam kesehatan lingkungan pemukiman,

Tabel

1. Komposisi kimia pada tinja dan air kemih berdasarkan prosentase berat basah

Komponen Air’ Kemih (%) (Tinja (%) Campuran (%)
Air 94,80 77,20 ’93,00
Zat kering 5,20 22,80 17,00
Zat organik 4,20 19,40 15,70
!Abu (1,00 3,40 1,30
IN (nitrogen) 11,00 1,60 1,10
P (P205) 10,15 1,60 1,10
K (K20) 10,18 0,55 0,22

Tabel 1. Jumlah konsentrasi zat-zat dalam tinja dan air kemih rata-rata orang dewasa (kg/tahun)

Mengingat kotoran manusia mengandung unsur kimia dan unsur biologis yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan Iingkungan, maka harus diolah Iebih dahulu sebelum dibuang ke badan air atau saluran umum. Jika tanpa pengolahan maka zat organik yang terkandung akan menyebabkan penurunan jumlah oksigen yang terkandung dalam air, akibatnya aktivitas organisme dalam air tersebut akan mati dan akan terjadi pembusukan yang selanjutnya akan timbul bau busuk dan lumpur berwarna hitam yang berbau busuk

Karakteristik BSL MW 01

BSL MW 01 merupakan teknologi Bioremediasi dengan memanfaatkan mikroorganisme alami (indigenous) yang bermanfaat dan efektif,. serta dipadukan dengan konsep pengkayaan nutrisi (inoculant and enrichment concepts) Karakteristik Umum:

  • “Mix culture” (biakan campuran) Mikroba Alami, tanpa rekayasa genetika
  • Aman bagi manusia, hewan dan tumbuhan serta ramah Iingkungan
  • Mudah penerapannya dan ekonomis

Manfaat dari BSL MW 01 adalah:

  • Menghilangkan bau
    • Menekan patogen dalam tinja/air limpasan (menekan salmonela, E.coli dan Candida)
    • Mempercepat dekomposisi tinja/bahan organik (mempercepat pengomposan)
    • Meningkatkan kualitas air Iimbah/air limpasan (menurunkan BOD, COD)

Mekanisme BSL MW 01

Mekanisme secara umum dari BSL MW 01 dalam minimalisasi potensi polutan adalah sebagai berikut:

  • Memanfaatkan gula sederhana dan mendegradasi feces sebagai sumber energi oleh mikroba aerotoleran (fermentasi), sehingga proses degradasi feces relatif menjadi Iebih cepat
  • Hasil degradasi secara puterfaksi dengan hasil seperti amonia, asam sulfit, indol dan merkaptan (bau pembusukan) akan di absorb dan dirubah menjadi reaksi fermentasi yang cenderung menghasilkan energi Iebih rendah dan mengarah pada hasil gula alkohol, asam organik, asam amino serta relatif bau berkurang

(khas asam fermentasi). Amonia dan sulfat oleh mikroba juga dapat dijadikan sebagai sumber alternatif dalam melakukan metabolisme…. sehingga proses penguapan (bau) berkurang atau hilang

  • Keragaman mikroba alami dalam BSL MW 01 secara sinergisme (Aerotoleran microbial), memungkinkan tingkat viabilitas dalam berkompetisi dengan mikroba patogen (E.coli, salmonella)
  • Eksudat dari aktivitas mikroba dalam BSL MW 01 seperti:

- Streptomyces sp., Streptomyces sp. adalah  orde ba kteri Actinomycetales, bakteria yang menyerupai jamur dalam struktur arus cabang. Jenis Streptomyces dapat ditemui pada semua jenis tanah di seluruh dunia dan berperan penting dalam ilmu ekologi tanah. Secara metabolisme Streptomycetes berbeda dengan yang lain, dan hampir memanfaatkan segala jenis kondisi & bahan organik, sumber energinya termasuk gula, alkohol, asam amino sebagai asam organik, dan bermacam-macam aroma. Denis ini dapat menghasilkan extracellular hydrolytic enzymes. Streptomycetes juga sangat penting dalam bidang kesehatan dan industrial karena dapat melarutkan antibiotik. Terdapat beberapa teori yang mungkin menjelaskan produksi antibiotic, yang paling luas diterima salah satunya bahwa secara relative antibiotik membantu organisme berkompetisi dengan organisme lainnya. Lebih dari 50 antibiotik berbeda telah dipisahkan dari jenis Streptomycetes, termasuk juga streptomycin, neomycin, chioramphenicol dan tetracyclines. – yeast, Yeast/ragi adalah sel tunggal jamur. Ragi berguna memfermentasikan gugus gula kompleks menjadi gula sederhana dari produksi etanol. Ragi merupakan perkembangan dari jamur Filum Ascomycetes, kelas Saccharomycetes (juga disebut Hemiascomycetes). Ragi dibagi menjadi satu golongan utama Saccharomycetales. Pada umumnya yeast banyak terdapat pada pohon dan bunga, tanah dan perairan. Ragi juga ditemukan pada permukaan kulit dan dinding usus pada hewan berdarah panas, dimana ragi dapat hidup secara simbiolosis. Saccharomyces cerevisiae digunakan untuk memfermentasikan gula pada nasi, gandum, jewawut, dan jagung untuk menghasilkan kadar alkohol pada makanan dan dalam industri roti untuk mengembangkan atau menaikkan adonan. Ragi sering digunakan sebagai suplemen vitamin karena mengandung 50% protein dan kaya akan vitamin B, niacin, dan asam folik. S. cerevisiae banyak digunakan untuk memproduksi makanan dan minuman. Fungsi

ragi dalam pembuatan roti adalah untuk memfermentasikan gula pada tepung. Fermentasi ini menghasilkan karbondioksida dan etanol. Karbondioksida dibalut dengan balon kecil dan dihasilkan dalam mengembangkan atau menaikkan.adonan. Lactobacillus Acidophilus (antibakteri & biotoileto)Lactobacillus Acidophilus adalah salah satu mikroorganisme terpenting yang dapat ditemukan dalam usus kecil. Lactobacillus Acidophilus melaksanakan banyak fungsi kritis antara lain, menghambat dan mencegah organisme pathogenic membelah diri dan hidup. Lactobacillus Acidophilus menghasilkan antibiotik alami seperti lactocidin, acidophilin, dll, yang meningkatkan kekebalan tubuh. Kegiatan anti-microbial Lactobacillus Acidophilus dapat melawan staphylococcus aureus, salmonella, e.colli dan candida albicans.

Lactobacillus Brevis Lactobacillus Brevis adalah jenis mikroba yang menghasilkan asam laktat. Organisme jenis ini penting dalam mensintesis dari vitamin D dan K. – Lactobacillus Casei (Bio Toileto)Lactobacillus Casei berhubungan dekat dengan keturunan Lactobacillus Rhamnosus dan Lactobacillus Acidophilus dengan beberapa dari efek immuno-modulating seperti lactobacilli lainnya. Lactobacillus Casei memberikan beberapa efek promosi-kesehatan melalui produksi dan campuran dari bacteriocins, yang menghalangi pertumbuhan dari bakteri pathogenic (bakteri penyakit). – Lactobacillus PlantarumLactobacillus Plantarum secara alami mengeluarkan antibiotik lactolin, dan memiliki kemampuan untuk mengumpulkan asam amino L-lysine, yang memiliki aktivitas anti-viral yang bermanfaat. L.P juga menghasilkan enzim glikolitik yang menunjukkan penurunan cyanogenic glycoside dan efektif menghilangkan nitrat selama memproduksi nitrooksida. Probiotik ini adalah kunci untuk memelihara nutrisi, vitamin, dan antioksidan, mengilangkan komponen toxic dari makanan, dan membasmi patogen seperti

S. Aureus dari makanan yang difermentasikan.

L. Plantarum difermentasikan pada gandum memberikan tantangan kesehatan mengurangi potensi patogen pada lingkungan perairan ataupun tanah.

• Konsep penambahan nutrien yang ditambahkan tersebut akan digunakan untuk sintesis sel dan pembentukan energi, hal tersebut berkaitan dengan kenaikan nilai MLSS, yang selanjutnya meningkatkan efisiensi reduksi BOD dan COD pada proses waste water treatment ataupun untuk tambak dan kolam

Teknis Denera pan BSL MW 01 pada tangki sentik

  • Terapkan (siramkan/tuangkan) setiap 3 – 6 bulan sekali ke dalam tangki septik atau melallui saluran pembuangan (jamban/kioset) dengan dosis 1-3 liter larutan dalam tangki septik kapasitas rumah tangga
  • Untuk masalah bau dapat langsung disemprotkan atau disiramkan kepada sumber bau (dapat di encerkan setiap 200 cc dalam 1 liter air)
  1. bifidobacterium bifidum (lactis)*B. bifidum adalah mikroorganisme probiotik yang menonjol terutama dalam lapisan membran selaput lendir dari isi perut dan sistem peranakan. B.b mencegah penyerbuan dari kolonisasi bakteri pathogenic yang berhubungan dengan dinding usus, mendesak dan mengambil nutrisi yang tidak ramah dari bakteri dan ragi. B.B menghasilkan lactic dan acetic adds, yang memperlambat pH usus dan mencegah lebih lanjut pertumbuhan bakteri yang tidak diinginkan. Penelitian pada bifidobacteria telah menetapkan bahwa organisme ini meningkatkan asimilasi dari mineral seperti besi, kalsium, magnesium, dan zinc.
  2. Bifidobacterium infantisb.i adalah organisme terpenting mengarah untuk merangsang produksi dari agent immunomodulating seperti cytokines. Mengamati perlawanan Aktivitas bakteriodikal seperti pathogen         sebagai          clostridia,               salmonella,    dan                  shigella
  3. Bifidobacterium longumb.l adalah organisme yang sangat banyak ditemui di dalam usus besar. Yang berperan penting dalam mencegah penyerbuan kolonisasi bakteri pathogenic dengan dipasang pada dinding usus dan mendesak bakteri dan ragi yang tidak ramah. Bersama dengan mikroorganisme lainnya, b.l menghasilkan lactic dan acetic acids yang mengurangi keasaman usus dan mencegah lebih lanjut bakteri yang tidak diinginkan. B.I dalam pembelajaran klinis, telah ditemukan untuk mengurangi frekuensi dari gastrointestinal kekacauan (diare,mual,dll) selama penggunaan antibiotik.

4. enterococcus faeciume.f telah ditunjuk sebagai hal terpenting dalam mendukung perihal gizi dari penyait diare, terutama dalam kasus dimana microba pathogenic, seperti rotavirus, menyerbu isi perut. Organisme tertentu ini hanya menjajah bidang GI. Penelitian baru-baru ini menandai bahwa sebuah e.f mengandung yogurt yang dengan mantap dapat

mengurangi kolesterol LDL. E.f adalah aman, dan telah diteliti secara ektensif oleh WHO. Dari tahun ke tahun Probiotik ini telah menjadi sangat populer dalam kesehatan profesional karena terbukti memiliki nilai pengobatan. Jenis ini menunjukan aktivitas yang kuat melawan sebuah varietas dari organisme pathogenic. Dalam beberapa penelitian telah terbukti melawan varietas yang luas dari antibiotik dan dalam suatu pembelajaran, dibuktikan e.f lebih efektif daripada I.acidophilus dalam memendekkan durasi dari episode diare. E. F adalah penghuni dari sistim usus manusia

5.             Lactobacillus BulgaricusLactobacillus Bulgaricus diketahui sebagai

sebuah mikroorganisme sementara yang tidak berkembang dalam usus, namun tetap memberikan peran pelindung yang penting. Organisme ini digunakan secara ektensif dalam fermentasi komersial dari yogurt. Produksi dari lactic acid oleh bacterium memberikan lingkungan yang menguntungkan bagi pertumbuhan lactobacilli lainnya dan bifidobacteria yang berada dalam usus. Penelitian menunjukan bahwa keturunan tertentu dari Lactobacillus Bulgaricus merangsang produksi dari interferon dan faktor kematian tumor, dengan menetapkan sebuah peran potensial dalam mengatur sistem kekebalan tubuh.

MATERIAL SAFETY DATA SHEET
MIKROBA PENGOLAH LIMBAH BSL WI — 01
Tanggal : 18 Desember 2007

Nama Produk MIKROBA PENGOLAH LIMBAH BSL WI -01
Aplikasi v Untuk menaikkan kadar MLSS untuk industri tekstil, kertas,dan poliester, rumah sakit dll                                                          .
v Menjadikan lumpur sisa menjadi lebih ramah lingkungan,dapat digunakan sebagai media tanam dan kompos.
•        Dapat digunakan untuk fermentasi air lindi sampah menjadipupuk organik cair.
v Menetralkan bau.
v Sebagai make — up mikroba dalam proses aerasi
v DAPAT DIAPLIKASIKAN UNTUK PENGOLAHAN LIMBAH
SECARA ANAEROB DAN AEROB.
v Dapat digunakan untuk fermentasi limbah padat menjadi pupuk
v dapat beroperasi pada kadar MLSS yang rendah, sehingga lumpur sisa lebih sedikit.
v Menurunkan COD/BOD limbah
Komposisi bahan
Mengandung berbagai macam mikro organisme yang menguntungkan seperti bakteri fotisintetik, lactobaccillus sp, actomycetes, streptomycetes sp, jamur fermetasi, ragi, coccus dll.
Identifikasi bahaya
Tidak berbahaya /aman terhadap lingkungan sekitarnya manusia,hewan.
Prosedur Pertolongan Pertama
Inhalasi Cuci dengan air
Kontak kulit Cuci dengan air
Kontak mata Cuci dengan air
Ukuran Mudah terbakar ( fire figting meusures)
Batas mudah terbakar Tidah mudah terbakar

Penyimpanan dan kemasan

Penyimpanan                                                                              Tahan disimpan sampai 2 tahun
Kemasan                                                                                         Dikemas dalam jerigen,@ 25 L
Sifat fisika dan kimia
Kenampakan Coklat tua
Bau Khas fermentasi
pH Netral
S.G 1
Kelarutan dakam air 100 % larut
Ketahanan suhu Tahan sampai suhu 38°C
Stabilitas dan reaktivitas
Stabilitas Stabil, tahan didsimpan sampai 2 tahun
Reaktivitas Tidak bersifat reaktif
Informasi toksikologi
Produk ini tidak bersifat toksik ke lingkungan,hewan maupun manusia.MIKROBA Ramah Lingkungan

MIKROBA PENGOLAH LIMBAHBSL WI – 01 P

Deskripsi Produk

BSL WI – 01P adalah produk yang dirancang khusus untuk mempercepat proses degradasi limbah padat yang berbau seperti amoniak, sulfur ( telur busuk ) dsb

APLIKASI

  • Untuk menaikkan kadar MLSS

Menjadikan lumpur sisa menjadi lebih ramah lingkungan,dapat digunakan sebagai media tanam dan kompos.

  • Dapat digunakan untuk mendedagrasi limbah industry polyester berupa staple fiber ( SF ).

Menetralkan bau seperti amoniak, H2S dsb

  • Sebagai make — up mikroba dalam proses aerasi limbah

Rekomendasi Pemakaian

SESUAI DENGAN DOSIS YANG DIREKOMENDASIKAN ,ATAU UNTUK BAU AMONIAK LIMBAH PADAT SEMPROTKAN ICE LIMBAH PADAT DENGAN MENCAMPURKAN DENGAN 10 LITER AIR SUMUR , KEMUDIAN TUTUP DENGAN PLASTIK HITAM , BIARKAN SELAMA 1— 2 MINGGU.

Environmental, dan Safety handling

Produk ini terbukti aman bagi manusia dan hewan. Produk ini dikemas dengan botol plastik dan disegel.

Septic Tank

* Tanpa Sedot/Kuras: BSL MW-01 mampu mengurai limbah (tinja, urine, dll) menjadi air 8 gas
Got        Gudang

Toilet Limbah

®   Menguras SepticTank/WC tanpa menyedot 0 Menetralkan Bau dari Toilet, Kamar mandi, Got, Gudang, dll.

®   Menekan pertumbuhan bakteri pa togen Ipenya I di da lam limbah, tinja, urine, dll.

®   Aman terhadap manusia, hewan dan lingkungar

m Menetralkan bau limbah peternakan Ayam

m Menjernihkan air Aquarium tanpa kuras

mMenetralkan limbah

(menurunkan COD dan BOD)

Produk MW-01 mampu mempercepat proses degradasi limbah organik. MW-01 didasarkan pada kinerja bakteri simbiosis mutualisme seperti lactobacillus, acetobacter, sacharomyces, bakteri pengurai selulose dan lain-lain yang menguntungkah manusia, tidak bersifat patogen dan aman bagi lingkungan sekitarnya.
1. Menghilangkan Bau
Larutkan 30 – 100 cc MW-01 dengan 1 Liter air. Semprotkan ke tempat berbau atau yang menghasilkan bau.
2. Menguras Septictank/WC Tanpa Sedot
Tuangkan 1 Liter MW-01 ke dalam lubang toilet/WC setiap 3-6 bulan sekali, tergantung kondisi hunian. Untuk rumah tangga biasa rata-rata tiap 6 bulan.
Untuk Hotel Et Asrarna disesuaikan dengan tingkat hunian dan volume septictank (jumlah liter lebih banyak dan pemakaian antara 1-3 bulan)
Keterangan:
volume ( m3 ) = panjang x lebar x tinggi
2 m3 1 Liter MW-01
4 m3 ,== 2 Liter MW-01
7 m3 4 Liter MW-01, dst.
3. Menetralkan Limbah*
MW-01 dapat digunakan untuk menetralkan limbah/menurunkan kadar COD/BOD untuk limbah Industri, Rumah Sakit, Hotel, Restoran, Katering, dll.
Gunakan MW-01 sebanyak 1 liter per 2 m3 limbah tiap bulan. Proses degradasi bisa secara aerob maupun anaerob. * Kondisi COD/BOD ekstrim, perlu uji sampel limbah.
4. Menetralkan Limbah Peternakan Et Aquarium Peternakan Ayam: 1000 ayam 3 Liter/bulan
Larutkan dengan air dan semprotkan ke kotoran ayam, setelah itu dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman. Aquarium: Teteskan 5 – 10 cc ke dalam Aquarium.
Bersihkan media saring kemudian teteskan MW-01 ke dalam aquarium + media saring dan tambahkan jika sudah keruh.
Typical Properties
Appearance      Cairan
Warna      Kecoklatan
Solubility      Larut dalam air dan minyak

CUKUP DE lc1l LUTE R’

kegunaan BSL MW-01 diantaranya :

catatan : BSL MW-01  AMAN UNTUK KULIT SENSITIF

Hubungi

Bapak Yusuf

Telp : 6879-2110

           9323-4138

           08128932922

Email : yusuf_322@yahoo.com

Blackberry Mesenger : 51C9012E